Dalam melakukan recording acoustic drum (drum biasa/non elektrik), selain kualitas akustik studio drum, kualitas mikrofon juga akan berpengaruh dengan hasil rekaman. Maka Anda tidak bisa asal-asalan memilih mikrofon untuk merekam permainan drum Anda.
MyStudio telah merangkumkan mikrofon terbaik untuk rekaman acoustic drum, berikut daftar mikrofon tersebut.
Rekomendasi Mic Terbaik untuk Recording Drum
Mikrofon yang tepat untuk recording adalah jenis condenser microphone. Sementara dynamic microphone lebih cocok untuk live performance. Jadi, bila Anda telah memiliki mikrofon yang biasa Anda gunakan untuk konser, sebaiknya jangan gunakan itu untuk melakukan rekaman di dalam studio drum.
Secara garis besar terdapat 2 jenis condenser mic untuk melakukan recording drum yaitu large diaphragm microphone (mikrofon berdiafragma besar) dan small diaphragm microphone (mikrofon berdiafragma besar).
Large Diaphragm Microphone
Seluruh mikrofon di bawah memiliki diafragma berukuran 1 inchi atau 2,54 cm.
1. AKG C414 XLII/ST
Mikrofon pertama yang cocok digunakan untuk recording di studio drum merupakan mikrofon dari AKG karena merupakan mikrofon stereo yang memiliki berbagai macam polar-pattern: omnidirectional, wide cardioid, cardioid, hypercardioid, dan figure-8.
Dapat merespon frekuensi 20Hz hingga 20 Khz dan memiliki signal to noise ratio hingga 88 dB dengan self noise hanya 6 dB. Sangat pas digunakan merekam cymbal.
Jika Anda membelinya satu paket (satu koper) maka Anda akan mendapatkan 2 mikrofon plus busa filternya dan shock mount. Anda bisa membawa pulang mikrofon ini dengan merogoh kocek mulai dari Rp43 juta.
2. Neumann U 87 Ai
Di kalangan profesional, Neumann U 87 Ai merupakan mikrofon yang wajib ada di setiap studio, termasuk studio drum meskipun umumnya digunakan untuk recording vokal, tetapi mikrofon ini efektif untuk merekam drum.
Memiliki polar pattern (omnidirectional, cardioid, dan figure-8) menjadikannya mudah diatur sesuai kebutuhan perekaman Anda.
Bukan hanya itu, mikrofon ini dilengkapi dengan tombol pengaturan sound level 10 dB. Ketika tombol ini diaktifkan maka ia dapat menerima sound level hingga 127 dB maka layak digunakan untuk recording drum.
Sementara itu signal to noise rasionya adalah 82 dB (cardioid), 79 dB (omni), dan 80 dB (figure-8). Sayangnya, self noise Neumann U 87 Ai ini cukup tinggi, yaitu 12 dB (cardioid), 15 dB (omni), dan 14 dB (figure-8) jadi, pastikan bahwa kualitas soundproofing dan treatment akustik studio drum benar-benar bagus.
Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Drum Room Kedap Suara
Paket pembelian Neumann U87 Ai terdiri dari kotak penyimpanan dari kayu, sebuah mikrofon, wind filter dari busa akustik, kabel, dan shock mount. Anda perlu merogoh kocek lebih dalam lagi untuk mendapatkannya, yaitu sekitar Rp56 juta.
3. Mojave Audio MA-301fet
Mojave juga merupakan multi pattern condenser microphone yang dilengkapi dengan tombol untuk meredam sound level hingga 15 dB memungkinkan Anda untuk merekam suara drum yang keras tanpa distorsi.
Selain itu, mikrofon ini juga dilengkapi dengan low-cut filter yang akan menghilangkan low-end noise sehingga menghasilkan rekaman yang lebih baik.
Menggunakan sepasang Mojave audio MA-301fet akan menghasilkan rekaman stereo yang sempurna. Satu set mikrofon Mojave (kopor, mikrofon, dan shock) dibanderol mulai dari Rp15 juta saja. Lebih murah dibandingkan dua mikrofon sebelumnya.
Small Diaphragm Microphone
Bila kurang menyukai condenser microphone dengan diafragma yang besar maka Anda dapat menggunakan small diaphragm microphone berikut:
1. Neumann KM 184 Stereo
Neumann KM 184 merupakan small diaphragm microphone yang menghasilkan audio stereo (apabila digunakan sepasang) bekerja pada frekuensi 20 Hz - 20 Khz dan mampu merekam suara dengan sound level mencapai 138 dB, sangat sesuai untuk merekam permainan drum Anda.
Namun, hanya memiliki satu polar pattern, yaitu cardioid. Selain itu, self noise-nya cukup tinggi mencapai 16 dB, serta tidak adanya tombol untuk mengurangi sound level.
Dengan spesifikasi tersebut, Neumann KM 184 dibanderol mulai dari 24 juta rupiah. Anda akan mendapatkan kotak penyimpanan yang terbuat dari kayu, dua buah mikrofon lengkap dengan mount shock dan wind filter dari acoustic foam.
2. Earthworks QTC50mp Omnidirectional
Sesuai dengan namanya, microphone ini memiliki polar pattern omnidirectional. Keunggulan mikrofon ini adalah dapat bekerja pada frekuensi 3 Hz hingga 50 Khz. Dapat menerima sound level hingga 140 dB, tetapi memiliki self noise hingga 20 dB, pastikan bahwa insulasi suara di studio drum Anda efektif untuk menghalau kebisingan dari luar dan waktu dengungnya ideal.
Sepasang Earthwork QTC50mp akan menghasilkan suara stereo. Sepaket QTC50mp terdiri dari sebuah hard case dari plastik dan sepasang mikrofon yang dijual dengan harga mulai dari 42 juta rupiah.
3. DPA 2012
Seperti condenser microphone lainnya, DPA 2012 juga merupakan mikrofon yang akan menghasilkan sound stereo bila digunakan sepasang. Dapat merespon frekuensi 20 Hz - 20 Khz.
Dari seluruh mikrofon sebelumnya, DPA 2012 memiliki sound level yang paling tinggi, yaitu hingga 156 dB dengan self noise 20 dB. Dengan mengesampingkan fitur tombol sound level reduction maka inilah mikrofon recording drum terbaik.
Soal harga, DPA 2012 dibanderol mulai dari 24 juta rupiah. Anda akan mendapatkan sebuah hardcase berukuran minimalis yang mudah dibawa ke manapun, sepasang mikrofon lengkap dengan shock mount dan wind filter.
Daftar Mic untuk Recording Drum di Bawah 1 Juta
Merasa budget di atas terlalu mahal? Rekomendasi condenser microphone berikut memiliki harga yang jauh lebih ekonomis.
1. Nyk Nemesis Mcn-05 Klio
Dilengkapi echo dan volume control dan memiliki polar pattern uni-directional, dapat merespon frekuensi 20 Hz-20 Khz. Sound level pressure mencapai 130 dB sedangkan sound to noise ratio mencapai 78 dB dan equivalent noise-nya 16 dB.
Dengan fitur yang cukup mumpuni tersebut, Anda hanya perlu merogoh kocek mulai dari 389 ribu rupiah. Dengan budget tersebut Anda akan mendapatkan sebuah mikrofon, kabel jack, sebuah table stand, dan bracket.
2. PROEL EIKON CM 150
Ini merupakan small diaphragm microphone. Dapat merespons frekuensi 30 Hz - 18 Khz saja. Polar pattern uni directional dan dapat menerima sound level hingga 135 dB dengan sound to noise ratio mencapai 79 dB.
Paket pembelian terdiri dari sebuah mikrofon, wind filter, dan bracket. Anda hanya perlu mengeluarkan Rp500 ribu untuk mendapatkan mikrofon ini.
Insulasi Suara dan Treatment Akustik Studio Drum untuk Hasil Rekaman yang Sempurna
Tentunya kualitas hasil rekaman mikrofon di bawah 1 juta dengan mikrofon seharga puluhan juta akan berbeda. Jika Anda lebih memilih mikrofon dengan harga ekonomis maka terdapat cara untuk menghasilkan rekaman yang ciamik, yaitu dengan melakukan treatment akustik dan memasang pengedap suara studio drum.
Bila dana benar-benar terbatas maka langkah paling awal yang harus Anda lakukan adalah memasang pengedap suara terlebih dahulu, treatment akustik dapat dilakukan di kemudian hari.
Diskusikan kebutuhan studio drum Anda bersama konsultan berpengalaman MyStudio. Konsultasi gratis dapat Anda lakukan melalui WhatsApp. Jangan lupa follow dan subscribe TikTok, Instagram, dan Youtube Kami untuk mendapatkan tips bermanfaat seputar insulasi suara dan treatment akustik.
| Bagaimana Cara Membuat Drum Room Kedap Suara |