Ingin pergi ke bioskop tetapi malas berebut posisi kursi, tidak ada teman yang diajak nonton atau memiliki anak yang umurnya belum sesuai untuk dibawa ke bioskop? Jika Anda mengalami masalah-masalah tersebut, ini saatnya bagi Anda untuk membuat bioskop Anda sendiri di dalam rumah menggunakan jasa pembuatan hometheater.
Apa Itu Hometheater?
Hometheater atau home theatre adalah penataan ruang TV di rumah menjadi mirip dengan bioskop. Tentunya bukan hanya penataan kursi dan layer TV, kualitas suara dan sound system juga dibuat sebaik mungkin sehingga pengalaman menonton film di rumah sama menyenangkannya dengan menonton film di bioskop yang sebenarnya.
Apa Saja yang Harus Dipesiapkan Dalam Membuat Home Theater?
Sebelum memilih jasa pembuatan hometheater, Anda perlu memerhatikan apa saja yang harus disiapkan dalam membuat home theater.
-
Pilih Ruangan Tertutup
Jika Anda ingin mengubah ruangan TV yang sudah ada menjadi home theatre maka perlu diperhatikan apakah ruangan TV tersebut merupakan ruangan tertutup seperti kamar tidur atau merupakan ruang tengah yang terbuka dan sering dilalui orang-orang.
Untuk menciptakan pengalaman menonton film seperti di bioskop sungguhan, sebaiknya gunakan ruangan tertutup. Anda perlu mengorbankan salah satu kamar tidur di rumah Anda.
Jika tidak ada kamar tersisa maka Anda bisa memasang daun pintu pada ruang tersebut—sebab biasanya ruang tengah tidak memiliki pintu.
-
Mau Gunakan TV atau Proyektor?
Tentukan apakah Anda ingin menggunakan smart TV dengan layar lebar atau menggunakan laptop yang dihubungkan menggunakan proyektor.
Kelebihan menggunakan TV adalah Anda tidak perlu repot menyambungkan berbagai perangkat. Kualitas warna dan resolusi gambar TV juga tidak perlu diragukan. Televisi-televisi LED saat ini sudah pasti memiliki resolusi HD, bahkan untuk ukuran yang tergolong kecil seperti 19 inci.

Ilustrasi home theater menggunakan layar TV
Namun, berbicara mengenai home theater, ukuran layar TV 19 inci mungkin akan terasa kurang lebar. Untuk mendapatkan TV dengan ukuran yang lebih besar, 43 inci atau setara 1 meter maka Anda harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.
Jika Anda ingin menggunakan layar yang lebih besar dengan harga yang murah maka Anda dapat menggunakan laptop yang dihubungkan pada proyektor. Namun, kualitas warna pada pantulan proyektor tidak pekat dan resolusinya tidak setajam layar laptop.
-
Atur Speaker
Speaker bawaan dari TV maupun laptop tentu tidak cukup. Anda harus menambahkan speaker. Namun, jangan asal memilih speaker. Anda harus menentukan berapa jumlah speaker yang tepat dan di mana speaker tersebut harus diletakkan.
-
Tentukan Set Up Kursi
Ada berapa orang yang akan menonton film pada home theatre tersebut? Jika mencapai 5 orang maka sebaiknya setup kursi dibuat mirip dengan setup di bioskop, yaitu bertingkat. Berarti Anda perlu membangun satu hingga dua anak tangga pada lantai ruangan.
Apabila Anda akan membuat setup kursi seperti di bioskop, tentunya kursi yang digunakan juga harus disesuaikan demi kenyamanan orang-orang yang akan mendudukinya.
Bila jumlah orang yang sering menggunakan ruang home theatre tersebut hanya dua hingga empat orang maka penataan kursi bisa dibuat biasa seperti ruang TV pada umumnya. Bila memilih setup seperti ini maka Anda bisa menggunakan sofa rumah biasa.

Contoh set up kursi home theater seperti di bioskop
Jangan lupa untuk memperhitungkan kenyamanan jarak pandang dari layar ke kursi. Jarak layar dengan kursi dipengaruhi oleh ukuran layar dan kualitas layar. Contohnya Anda menggunakan TV berukuran 43 inci dengan kualitas 4K maka jarak kursi yang disarankan adalah 90 cm.
Namun, jika kualitas TV adalah HD meskipun ukuran sama maka jarak kursi yang disarankan adalah 1,7 meter. Kenapa jarak kursi ke TV HD justru lebih jauh dibandingkan TV 4K? Jika Anda melihat layar TV HD dari jarak yang terlalu dekat maka Anda akan bisa melihat titik-titik pixel pada gambar yang ditampilkan oleh TV. Melihat titik-titik pixel terlalu lama akan membuat mata Anda sakit bahkan bisa mengakibatkan sakit kepala.
Bagaimana jika ukuran ruang yang jadikan hometheater tergolong minimalis, hanya 3x5 bahkan hanya 3x3 meter sehingga tidak memungkinkan jarak kursi dari layar sesuai dengan jarak tersebut?
Untuk menentukan jarak kursi dan layar terbaik, sesuai dengan ukuran ruangan maka Anda dapat dibantu oleh teknisi dari jasa pembuatan hometheater.
Selain jarak kursi dan layar yang perlu diperhitungkan, penempatan layar juga harus disesuaikan dengan tinggi badan orang-orang ketika duduk pada kursi. Jangan sampai posisi layar terlalu tinggi maupun terlalu pendek.
-
Pasang Peredam Suara
Alasan kenapa Anda harus menggunakan ruang tertutup sebagai ruang home theatre adalah agar ruangan tersebut bisa dipasang peredam suara.
Layar TV/proyektor memiliki lebar yang maksimal, kursi sudah diatur sedemikian rupa, tetapi jika kualitas suara di dalam home theater tidak ada perubahan, sama seperti menonton TV biasa maka sia-sia usaha Anda dalam menata setup layar dan kursi.
Peredam suara sendiri banyak jenisnya apakah Anda akan menggunakan peredam suara jenis busa atau bukan. Jika jenis busa, pilihannya juga ada beragam: busa telur, pyramid, dan zigzag. Tidak memahami persoalan tersebut? Maka sebaiknya Anda menghubungi jasa pembuatan hometheater.
Anda mungkin berpikir: “tidak masalah soal kualitas suara. Hal penting adalah kenyamanan mata dan badan saat menonton film.” Sehingga Anda enggan memasang pengedap suara pada home theater.
Mungkin Anda berpikir tidak apa-apa, tapi bagaimana jika suara dari speaker terdengar sampai rumah tetangga sehingga mereka terganggu? Anda harus berpikir hingga sejauh itu. Jangan sampai sedang seru menonton film, tiba-tiba tetangga mengetok pintu meminta Anda untuk mengecilkan volume speaker.
Belum lagi jika di Minggu pagi yang seharusnya bisa digunakan untuk bersantai menonton film, di dekat rumah Anda ternyata sedang ada proyek pembangunan. Kegiatan menonton film dengan tenang yang sudah Anda nantikan selama seminggu akhirnya berantakan. Maka jangan sepelekan pemasangan peredam suara pada home theater.
-
Perhatikan Sistem Pencahayaan
Supaya suasana menonton film mirip di bioskop maka saat menonton film lampu perlu dimatikan. Namun, tidak menutup kemungkinan orang lain yang menonton film Bersama Anda ingin lampu tetap dinyalakan.
Maka, Anda harus memilih lampu yang cocok digunakan untuk menonton film. Jangan sampai terlalu terang dan mengganggu fokus mata dalam memandang layar. Tentukan juga berapa jumlah lampu yang sebaiknya dipasang pada ruang home theater.
-
Pastikan Sirkulasi Udara Baik
Ruang home theater yang tertutup rapat membuat udara yang masuk sedikit. Apalagi jika posisi ruangan tersebut berada di tengah rumah.
Ini merupakan salah satu tantangan dalam membuat home theater, bagaimana caranya ruangan yang tertutup rapat tetap memiliki sirkulasi udara yang baik. Itulah kenapa Anda perlu berkonsultasi dengan jasa pembuatan hometheater.
-
Sebaiknya Gunakan Jasa Pembuatan Hometheater
Jika Anda tidak memiliki cukup pemahaman mengenai audio, video, dan peredaman suara, serta tidak memiliki waktu dan tenaga untuk membangun home theater sendiri, maka sebaiknya Anda menggunakan jasa pembuatan home theater dari MYSTUDIO.
Anda perlu menggunakan jasa pembuatan home theater agar tidak salah memilih bahan peredam suara dan apa saja peredam suara yang harus dipasang. Anda juga tidak perlu repot mencari vendor/tempat jual peredam suara tersebut.
Selain itu, Anda juga tidak perlu mencari jasa desain interior tersendiri karena jasa pembuatan hometheater sudah termasuk jasa desain interior home theater.
Tidak perlu takut berkonsultasi dengan MYSTUDIO karena konsultasi Bersama kami gratis. Silakan chat customer kami melalui WhatsApp pada jam kerja, Senin-Sabtu pukul 09.00-17.00 WIB.