Dasar-Dasar Lighting Recording Studio yang Perlu Anda Ketahui

Dasar-Dasar Lighting Recording Studio yang Perlu Anda Ketahui

Merasa jenuh dengan desain recording studio Anda? Sudah mengatur ulang tata letak studio, mengganti cat/wallpaper hingga menambahkan maupun mengganti furniture tertentu, tetapi suasana di dalamnya terasa tetap membosankan? Mungkin, ada yang Anda lewatkan, yaitu pencahayaan atau lighting recording studio

Pencahayaan Studio Recording, Bukan Pencahayaan Biasa

Pencahayaan pada recording studio berbeda dengan pencahayaan ruangan biasa seperti ruang tamu, teras maupun kamar tidur. 

Pencahayaan recording studio bukan sebatas “asal ruangan terang” dan “asal Anda dapat melihat perangkat-perangkat recording”.  Lighting recording studio sangat berpengaruh dalam menciptakan suasana tertentu yang nantinya akan berpengaruh pada mood Anda dan orang lain yang menggunakan studio tersebut. 

Di samping itu, apabila Anda akan melakukan rekaman video baik untuk video klip maupun untuk podcast Youtube, pencahayaan jelas menjadi unsur yang tidak boleh disepelekan. 

Aturan Dasar Tentang  Lighting Recording Studio

Pengaturan lighting studio recording yang baik merupakan langkah dasar untuk menciptakan studio recording impian Anda. 

Tips cara mengatur pencahayaan studio recording berikut akan memudahkan Anda dalam mengatur lighting studio recording Anda. 

1. Pilih Lighting Terbaik untuk Recording Studio Anda

Kebutuhan lighting sebuah recording studio berbeda dengan recording studio lainnya. Tergantung luas, tinggi, dan fungsi dari studio tersebut. 

Studio recording yang hanya digunakan untuk kegiatan rekaman memiliki kebutuhan pencahayaan yang berbeda dari studio recording yang digunakan untuk live streaming maupun untuk syuting video podcast. 

Lighting jenis LED dan COB (Chip on Board) merupakan pilihan yang lebih tepat apabila studio recording Anda digunakan untuk live streaming maupun untuk syuting video podcast karena dapat menghemat energi dan tidak terlalu panas bila dibandingkan dengan lampu halogen maupun jenis lampu tradisional lainnya. 

Di samping itu, lampu neon tidak ideal untuk menangkap RFI (radio frequency interference), dan lampu-lampu murahan lain dapat menimbulkan maupun menyebabkan amplifier berdengung (humming) 

Berikut merupakan tabel perbandingan beberapa jenis lighting recording studio yang dapat Anda gunakan sebagai acuan dalam memilih jenis pencahayaan. 

 

Jenis Lighting  Penggunaan
Kelebihan 
 COB LED Lampu utama/pencahayaan utama pada studio yang nantinya Anda nyalakan selama studio digunakan 

- Harga ekonomis

- Tidak cepat panas dan tidak membuat suhu di dalam studio terasa panas

- Pilihan temperatur warna beragam, sebagian COB LED dapat diatur temperaturnya

 Track lighting/spotlight Untuk menorot objek tertentu yang memerlukan cahaya lebih di dalam studio misalnya MIDI keyboard  “Kepala” lampu dapat digerakkan dan diarahkan ke titik yang diinginkan
 Colorful LED strip Sebagai dekorasi untuk menciptakan suasana tertentu di dalam studio  Pilihan warna cahaya beragam, mulai dari warna konvensional seperti warm dan cool hingga warna-warna seperti ungu, pink, biru, hijau, dan sebagainya
  :  

2. Atur Tingkat Temperatur yang Paling Optimal

Temperatur pencahayaan adalah cara termudah untuk menyeimbangkan antara lampu utama dengan cahaya yang digunakan untuk membangkitkan suasana tertentu (ambient lighting). 

Temperatur pencahayaan terdiri dari dua macam, yaitu warm dan cool. Temperatur warm menghasilkan cahaya putih cenderung kuning, sedangkan temperatur cool menghasilkan cahaya putih cenderung biru. 

Sebagian orang percaya bahwa lighting recording studio lebih cocok menggunakan lampu-lampu bertemperatur warm dibandingkan cool. Tingkat kehangatan temperatur berkisar antara 2700 kelvin hingga 3900 kelvin. Berikut merupakan tabel tingkat temperatur dan kegunaannya. 

Temperatur Warna  Skala
Kegunaan 
 2700 - 3900 kelvin Warmer  Music & video recording
 4000 - 5500 kelvin Brighter  Music & video recording
 5600 kelvin Daylight  Video recording
 6500 kelvin Overcast  Video recording

Apabila recording studio tidak pernah Anda gunakan untuk syuting baik live streaming maupun pre-recording maka Anda dapat memilih temperatur kurang dari 2700 kelvin. Sesuaikan dengan kenyamanan penglihatan Anda. 

3. Kombinasikan Passive dan Active Lighting

Pencahayaan pasif merupakan pencahayaan alami, bersumber dari alam seperti cahaya matahari dan cahaya bintang/bulan, yang dimanfaatkan untuk menerangi studio tanpa memerlukan energi listrik. 

Sebaliknya, pencahayaan aktif merupakan pencahayaan buatan seperti halnya lampu listrik yang sehari-hari Anda gunakan untuk menerangi rumah Anda. 

Recording studio lazimnya tertutup, tanpa memiliki celah. Namun, jika pada recording studio terdapat jendela maupun pintu kaca maka Anda dapat memanfaatkan pencahayaan pasif. 

Jika cahaya pasif  hanya memberikan sedikit penerangan maka Anda dapat mengkombinasikannya dengan lampu-lampu studio. Menggabungkan dua jenis pencahayaan ini akan membuat Anda lebih hemat energi. 

4. Gunakan Lebih dari Satu Jenis Lighting

Ada kalanya Anda menggunakan recording studio seorang diri sehingga Anda hanya membutuhkan sedikit pencahayaan. Namun, ada saatnya Anda menggunakan recording studio bersama orang lain sehingga sumber cahaya yang diperlukan menjadi lebih banyak. 

Oleh karena itu, idealnya recording studio perlu memiliki lebih dari satu jenis lighting, minimal 2 lighting, yaitu primary lighting dan secondary lighting. 

Baca juga: Harus Seberapa Hening Peredaman Recording Studio?

Primary lighting merupakan lampu atau pencahayaan utama yang menerangi seluruh bagian studio. Idealnya memiliki cahaya warm to white. 

Sedangkan secondary lighting dapat berupa lampu spotlight maupun recessed light dengan warna lebih hangat, cenderung lebih kuning dibandingkan primary light. 

Tentunya, saklar primary dan secondary lighting harus terpisah agar Anda dapat menyalakan lampu sesuai dengan kebutuhan. 

Jangan Lupa Perhatikan Pengaturan Kelistrikan Dasar

Anda mungkin telah menguasai pemahaman dasar tentang pengaturan lighting recording studio, tetapi Anda juga harus memerhatikan studio recording itu sendiri. Banyak catatan yang harus Anda perhatikan, mengingat mayoritas recording studio merupakan ruangan tertutup. 

  • Power output: breaker box atau panel box listrik standar 100A atau 400A lazimnya cukup untuk pengaturan yang relatif besar. Daya listrik yang lebih tinggi mungkin akan berpengaruh pada panel box. 

  • Sirkuit terpisah: Pastikan bahwa studio Anda memiliki sirkuit terpisah yang spesifik dengan ground terisolasi untuk peralatan rekaman, amplifier, dan alat musik. 

  • Jenis pencahayaan: apabila studio juga digunakan untuk bekerja seperti melakukan mixing dan mastering musik, bukan sekadar untuk rekaman maka surface-mounted lighting lebih dianjurkan dibandingkan recessed lighting. 

  • Power supply yang stabil: pastikan Anda memiliki power supply yang stabil, tidak mudah terputus dan dayanya tidak cepat habis. Oleh karena itu selalu pastikan pengaturan plug-and-play serta ketersediaan baterai cadangan. 

 

Kesulitan memilih, mendesain, dan menginstal lighting recording studio milik Anda? Diskusikan kebutuhan lighting studio Anda bersama MyStudio. Konsultasi gratis silakan chat WhatsApp kami. Jangan lupa kunjungi Youtube, TikTok, dan Instagram kami untuk mendapatkan inspirasi desain lighting untuk studio recording Anda. 

 

 


blog Lainnya

Lihat Semua
Pilihan Panel Akustik Terbaik untuk Studio Siaran dan Youtube

Pilihan Panel Akustik Terbaik untuk Studio Siaran dan Youtube

16 February 2023

Mikrofon yang canggih memang kunci utama yang kana mempengaruhi kualita audio live streaming maupun rekaman video Youtube. Di samping itu, ada faktor lain yang mempengaruhi, yaitu panel akustik atau

Peredam Gema Ballroom dan Aula Hotel di Jawa dan Bali

Peredam Gema Ballroom dan Aula Hotel di Jawa dan Bali

23 April 2024

Lelah mendapatkan komplain dari klien terkait gema/gaung di dalam ballroom dan aula hotel yang mengganggu? Sudah mencoba berbagai cara, tetapi kualitas suara di dalam ballroom/aula tidak berubah?

Rekomendasi Panel dan Bahan Akustik untuk Home Studio Anda 2024

Rekomendasi Panel dan Bahan Akustik untuk Home Studio Anda 2024

24 January 2024

Home studio indentik sebagai studio recording dan mixing, bukan rehearsal room/live music sehingga kebutuhan panel dan bahan akustik home studio Anda berbeda dengan kebutuhan pada rehearsal

10 Opera House Terbaik di Dunia

10 Opera House Terbaik di Dunia

03 November 2023

Opera house adalah gedung khusus untuk menyelenggarakan kegiatan opera: sebuah teatrikal yang dipadukan dengan musik elit. Gedung opera pertama adalah the Teatro San Cassiano di Venesia yang dibuka

blog Terbaru

Lihat Semua
Peredam Suara dan Gema Pada Lapangan Padel

Peredam Suara dan Gema Pada Lapangan Padel

18 April 2026

Belum lama ini di TikTok dan Threads.com banyak beredar video dan utas tentang warga di beberapa daerah berbeda terganggu kebisingan dari lapangan padel yang tak jauh dari pemukiman mereka. Ini

Pahami Impedansi Speaker Sebelum Setting Sound System

Pahami Impedansi Speaker Sebelum Setting Sound System

15 April 2026

Ketika Anda setting sound system baik untuk karaoke, home theater, auditorium maupun untuk home theater, Anda akan sering bertemu dengan istilah impedansi speaker dan ohm. Memahami keduanya sangat

Kontraktor Padded Wall Panel Ballroom Jabodetabek

Kontraktor Padded Wall Panel Ballroom Jabodetabek

11 April 2026

Kontraktor padded wall panel MyStudio Acoustic merupakan jasa pembuatan padded wall panel custom utnuk seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya yang telah dipercaya

Busa Peredam vs Panel Akustik 

Busa Peredam vs Panel Akustik 

10 April 2026

Memilih antara busa peredam atau busa akustik dan panel akustik tergantung kebutuhan peredaman gema Anda. Keduanya sama-sama mampu meredam gema dengan efektif, tetapi memiliki kinerja,