Interior akustik kantor perlu diperhatikan pada kantor yang menerapkan konsep open-plan, yaitu konsep ruangan tanpa dinding partisi. Seluruh karyawan ditempatkan pada ruangan tersebut.
Kelebihan kantor open-plan adalah komunikasi antar karyawan menjadi lebih mudah. Jika ada karyawan yang tidak masuk maupun belum hadir maka dapat langsung terlihat sehingga para supervisor maupun manager lebih mudah memantau.
Selain itu biaya pembangunan dapat diminimalisir karena tidak perlu membangun dinding partisi dan membeli banyak pintu.
Kekurangan Kantor Berkonsep Open-plan
Sayangnya, kantor dengan konsep ini memiliki kekurangan, di antaranya adalah:
-
Tidak Ada Privasi
Konsep open space membuat tidak adanya privasi. Ketika karyawan dari suatu divisi sedang berdiskusi—yang seharusnya tidak diketahui oleh divisi lain—maka karyawan-karyawan dari divisi lain dapat mendengar isi diskusi tersebut.
-
Mengganggu Produktivitas
Ketika lebih dari orang berdiskusi maka suara mereka dapat mengganggu karyawan lain yang sedang serius mengerjakan pekerjaan mereka.
Di samping itu, suara karyawan yang sedang menerima telepon juga dapat mengganggu karyawan lainnya karena tanpa disadari ketika menerima telepon volume suara pasti akan meningkat.
-
Gema Tinggi
Ruangan pada kantor open plan biasanya dapat memuat paling sedikit 10 orang. Pada perusahaan besar bahkan satu ruangan open-plan dapat digunakan lebih dari 20 orang. Artinya ukuran ruangan tersebut pasti sangat luas.
Sementara itu, semakin luas sebuah ruangan maka tingkat gema di dalam ruangan semakin tinggi. Gema yang tinggi dapat mengurangi kejelasan artikulasi seseorang yang sedang berbicara sehingga karyawan lain akan kesulitan memahami ucapan orang tersebut.
Solusi Interior Akustik Kantor Berkonsep Open-plan
Untuk mengatasi masalah-masalah di atas maka interior akustik kantor perlu ditingkatkan. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kualitas akustik kantor adalah:
-
Gunakan Cubicle
Cara meningkatkan interior akustik kantor yang paling mudah adalah menggunakan cubicle, yaitu sebuah set meja yang terdiri dari 2 hingga 6 meja yang saling berhadapan.
Di antara meja-meja tersebut terdapat papan partisi yang tingginya tidak sampai satu meter, mirip dengan meja pada warnet tanpa bilik/game net. Partisi dari cubicle tersebut dapat mengurangi volume suara yang dating dari arah depan dan samping.

Contoh meja cubicle, sumber: worldclassofficetabledesign.com
Meja cubicle merupakan solusi paling praktis untuk meningkatkan karena Anda tidak perlu repot memasang panel-panel akustik pada dinding, plafon, dan lantai kantor. Apalagi jika bangunan kantor bukan milik perusahaan, melainkan masih menyewa karena beberapa pemilik bangungan tidak mengizinkan interior bangunan diubah.
Selain akan meningkatkan kualitas interior akustik kantor, meja cubicle juga akan membuat beberapa karyawan yang merasa cemas karena merasa diawasi oleh rekan di hadapan dan di sampingnya menjadi lebih—meskipun kenyataannya tidak—menjadi lebih fokus dalam bekerja.
-
Tambahkan Paritisi Akustik Portable
Selain menggunakan meja cubicle, Anda dapat menggunakan partisi ruangan portable bersifat akustik.
Apabila tetap ingin mempertahankan konsep open-plan maka pilih partisi yang tingginya hanya 1 meter. Bila partisi portable lebih dari 1 meter maka pilih yang ada kacanya. Tempatkan partisi tersebut pada bagian-bagian tertentu jangan pada setiap meja.
-
Sediakan Ruang Khusus untuk Menelepon
Supaya orang-orang yang akan menerima telepon dapat berbicara dengan lantang tanpa mengganggu karyawan lainnya maka sediakan ruangan khusus untuk menelpon.
Bila tidak ada ruangan terpisah maka sisakan ruang seluas 1,5 x 2 meter pada ruangan open-plan tersebut, lalu batasi menggunakan partisi akustik portable.
-
Gunakan Dedicated Table
Apabila menggunakan meja cubicle dan menggunakan panel partisi—meskipun hanya pada bagian tertentu—dirasa menghilangkan konsep open-plan maka layout meja dapat dibuat menjadi dedicated, yaitu satu meja hanya untuk satu karyawan.
Seluruh meja menghadap ke satu arah yang sama. Beri jarak yang cukup antara meja satu dengan meja lainnya, seperti meja ujian sekolah/kuliah.
Layout juga dapat membentuk huruf U seperti pada ruang rapat. Namun, tetap beri jarak antar meja agar karyawan tidak saling mengganggu.
Tentunya, layout seperti ini memerlukan ruangan yang sangat luas sehingga sebelum menerapkan layout tersebut pastikan bahwa ukuran ruangan cukup.
-
Pasang Absorber
Untuk mengatasi gema yang menyebabkan artikulasi tidak jelas maka workspace perlu diberi absorber.
Bila gedung kantor merupakan aset sendiri, bukan gedung yang disewa maka absorber dapat berupa absorber custom yang ditanam pada dinding. Namun, jika gedung kantor bukan milik sendiri maka gunakan panel absorber yang dipasang menggunakan paku seperti memasang frame foto.
Jangan lupa tambahkan padded wall panel agar gema semakin berkurang dan interior kantor semakin menarik. Selain dinding, plafon juga perlu diberi panel absorber.
-
Pasang Sound Baffle
Sound baffle sebenarnya juga absorber, tetapi jika dibandingkan dengan panel absorber ia terlihat pipih. Bentuknya beragam, tetapi yang paling sering digunakan adalah bentuk persegi panjang.

Sound baffle persegi panjang, sumber: easy-noisecontrol.com
Sound baffle dipasang lebih dari satu buah dengan cara berjajar hampir memenuhi plafon sehingga sekilas seperti reflector.

Sound baffle bergelombang
Bentuknya yang beragam menjadikan sound baffle tidak hanya meningkatkan interior akustik kantor, tetapi juga meningkatkan visual interior ruangan kantor.
-
Gunakan Karpet Peredam
Suara dapat merambat melalui lantai sehingga pada lantai juga perlu diberi absorber. Namun, Anda tidak dapat mengaplikasikan panel absorber maupun padded wall panel pada lantai. Solusinya adalah dengan melapisi lantai dengan karpet dari kain.
Dikarenakan akan diaplikasikan pada kantor maka sebaiknya jangan menggunakan karpet yang biasa digunakan pada hunian seperti karpet bulu dan permadani. Gunakan karpet yang biasa digunakan pada bioskop.
Apabila ruangan kantor berada di lantai atas maka dapat menggunakan karpet karet (rubber sheet) yang berfungsi sebagai soundproofing agar suara dari ruangan di bawahnya tidak tembus ke ruangan tersebut, begitu pula sebaliknya.
-
Pasang Gorden Akustik
Beberapa kantor dengan konsep open-space didesain seperti café agar terasa cozy sehingga hampir 90% dindingnya berupa kaca. Hal ini menyebabkan dinding sulit diberi panel absorber dan jangan berharap dapat diberi absorber tanam.

Contoh gorden akustik, sumber: pinterest.com
Solusi untuk meningkatkan interior akustik kantor yang hampir seluruh dindingnya terbuat dari kaca adalah menggunakan gorden akustik.
Gorden ini bukan gorden biasa yang tebal. Melainkan gorden yang didalamnya telah diberi busa peredam sehingga gorden dapat menyerap suara.
Namun, bila sulit mendapatkannya maka alternatifnya adalah menggunakan gorden biasa yang tebal. Bila perlu dibuat menjadi 2 lapis.
Perlukah Memasang Panel Diffuser dan Reflektor Pada Kantor?
Ruang kantor seperti halnya ruang kelas: digunakan untuk berbicara. Bukan bernyanyi apalagi bermain musik sehingga panel diffuser dan reflektor tidak terlalu dibutuhkan pada interior akustik kantor.
Beberapa perusahaan memang ada yang sangat santai, diperbolehkan untuk memutar musik menggunakan speaker. Namun, diffuser dan reflektor tetap tidak diperlukan karena meskipun musik diputar menggunakan speaker, kegiatan orang-orang di kantor adalah bekerja bukan mendengarkan musik.
Tingkatkan interior akustik kantor Anda Bersama MyStudio Acoustic Artwork. Untuk memesan meja cubicle, panel absorber, padded wall panel dan panel-panel akustik lainnya silakan hubungi kami melalui WhatsApp. Dapatkan inspirasi interior akustik di akun Instagram, TikTok, dan Youtube kami.