Membuat desain studio musik berkualitas tinggi sangat penting, apalagi untuk professional yang bekerja di dunia musik dan voice over. Studio yang mendekati sempurna sangat Anda perlukan untuk mendukung pekerjaan Anda.
Oleh karena itu, jangan perlu hati-hati ketika merancang studio musik. Sebelum mulai mendesain studio musik, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan.
Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Membuat Studio Musik
Terdapat 6 hal yang harus Anda perhatikan ketika akan membuat studio musik, yaitu:
- Ukuran Ruangan
Seperti mendesain ruangan-ruangan pada umumnya, membuat desain studio musiktentunya juga memperhitungkan ukuran ruangan.
Ukuran studio bukan hanya untuk menentukan barang-barang apa saja yang dapat dimasukkan ke studio tersebut. Ukuran studio juga akan memengaruhi kualitas suara seperti pantulan suara dan pesebaran suara.
- Insulasi Ruang
Insulasi ruang atau peredaman suara jelas menjadi factor paling penting dalam membuat studio musik. Terutama, jika studio musik tersebut tidak sekadar digunakan untuk Latihan bermusik, melainkan juga digunakan untuk rekaman.
Jika studio musik juga digunakan untuk rekaman maka jangan sampai ada suara-suara dari luar yang masuk meskipun sangat samar.
Insulasi ruangan dilakukan dengan memasang peredam suara seperti busa, rockwool, glasswool maupun greenwool.
- Akustik Ruang
Masih banyak orang yang belum tahu bahwa dalam membuat studio musik, bukan hanya ruangan yang kedap suara yang dibutuhkan. Treatmeant akustik juga sangat diperlukan.
Treatmeant akustik adalah Tindakan untuk membuat suara tersebar secara merata sehingga terdengar lebih enak dan jelas didengar, mengurangi gema, dan mengurangi noise yang tidak diinginkan.
Akustik ruang diterapkan dengan cara memasang penyerap suara atau yang lebih dikenal dengan nama absorber. Contohnya karpet maupun panel yang dilapisi dengan kain.
Selain absorber ada juga diffuser yang berfungsi untuk menyebarkan suara agar pantulan suara terdengar lebih teratur dan enak didengar. Contohnya adalah linear diffuser, skyline diffuser, dan diffsorber.
Khusus untuk diffsorber, ia bukan hanya berfungsi sebagai diffuser melainkan juga berfungsi sebagai absorber.
- Sirkulasi Udara
Studio musik identik dengan ruangan tertutup. Hal ini membuat sebagian orang merasa tidak betah di dalam studio musik karena terasa pengap meskipun di dalamnya terdapat AC menyala.
Di sinilah tugas seorang desainer studio musik, bagaimana caranya agar studio memiliki sirkulasi udara yang baik mesikpun tertutup rapat.
- Interior
Tampilan interior studio tidak boleh terlewatkan karena akan memengaruhi pengguna studio musik tersebut.
- Pemilihan Barang-Barang
Bahan perangkat atau barang-barang yang akan di tempatkan di dalam studio musik perlu diperhatikan karena benda-benda tersebut dapat menyerap dan meredam suara. Sehingga perhitungkan juga bahan dan banyaknya barang-barang tersebut.
7 Inspirasi Desain Studio Musik
Ingin membuat desain studio musik yang keren? Berikut kumpulan desain studio musik yang akan menginspirasi Anda.
-
Studio Musik Tema Merah
Inspirasi studio musik pertama adalah studio musik milik Bapak Rinto yang berada di daerah Jakarta.

Warna utama pada dinding merupakan warna natural. Diberi tambahan padded wall warna merah agar dinding tidak terasa terlalu polos, tetapi tetap enak dipandang. Padded wall tersebut juga berfungsi sebagai absorber.
Sementara finishing lantai menggunakan vinyl dengan motif kayu
-
Studio Musik Tema Gold
Warna gold dapat dicoba jika Anda menginginkan desain studio musik yang terlihat mewah. Contoh studio musik tersebut adalah studio musik Boax Studio.

Dinding didominasi oleh panel yang dilapisi dengan kain berwarna cokelat yang mengesankan warna gold. Panel tersebut juga berfungsi sebagai peredam suara. Supaya studio tidak terasa “mati”, dinding juga diberi warna putih.
Lantai dari vinyl dengan motif kayu berwarna cokelat muda. Sementara bagian langit-langit juga berwarna cokelat muda.
Jika Anda perhatikan, di belakang drum terdapat kayu. Kayu tersebut bukan sembarang hiasan, melainkan skyline diffuser yang berfungsi untuk menyebarkan suara
-
Studio Musik Tema Biru
Warna biru merupakan warna cerah yang banyak disukai oleh orang-orang karena identik dengan warna langit dan laut. Anda dapat menerapkan warna tersebut untuk studio musik Anda.

Warna biru yang mendominasi dinding dan pintu merupakan panel yang dilapisi dengan kain. Fungsi kain tersebut adalah menyerap suara di dalam ruangan. Suara di dalam ruangan perlu diserap untuk mengurangi gema atau gaung.

Di beberapa titik terdapat kayu seperti rak. Sebenarnya itu bukan rak, melainkan linear diffuser yang berfungsi untuk menyebar suara sebagaimana skyline diffuser.
Bedanya, linear diffuser hanya menyebarkan suara secara horizontal saja maupun vertikal saja. Sedangkan skyline diffuser akan menyebarkan suara secara horizontal sekaligus vertikal.
-
Desain Studio Musik Simple Elegan
Ingin memiliki studio yang simple tetapi tetap elegan? Anda bisa memilih desain seperti studio musik berikut.

Studio musik di atas didominasi oleh warna putih dan ivory. Terdapat sedikit warna kayu pada lantai, pintu, dan linear diffuser. Lampu juga didominasi dengan lampu bercahaya putih.
Bila tidak menyukai warna putih, dinding bisa diganti dengan cat abu-abu muda agar tetap terang. Berikut contoh studio bertema abu-abu yang elegan.

-
Studio Musik Minimalis
Ukuran ruangan yang akan dijadikan studio musik tidak begitu luas bukan penghalang untuk membangun studio yang nyaman. Buktinya, studio musik minimalis berikut tetap terlihat keren.

-
Studio Musik Sekolah
Studio musik sekolah, perguruan tinggi maupun tempat kursus musik sebaiknya dibuat semenarik mungkin agar para murid tidak bosan Latihan bermusik. Desain studio musik sekolahdi daerah Sedayu, D.I Yogyakarta ini adalah contohnya.



Warna putih dan orange mendominasi studio musik. Di beberapa bagian terdapat warna kayu.
Lampu yang digunakan bercahaya putih karena warna gold maupun kuning akan membuat suasana pembelajaran terasa suram yang dapat menyebabkan rasa kantuk.
-
Studio Musik Tema Ungu
Bila Anda pecinta warna ungu maka studio musik seperti foto di bawah tampaknya cocok dengan selera Anda.


Warna ungu pada studio tersebut terbuat dari kain, bukan cat. Kain tersebut berfungsi untuk menyerap suara. Lantainya diberi karpet kain yang juga berfungsi untuk menyerap suara.
Warna ungu pada dinding dipadukan dengan warna putih agar ruangan tidak terasa sempit. Jika seluruh dinding berwarna ungu maka ruangan akan terkesan sempit.
Jika Anda amati, dinding yang berwarna putih memiliki lubang-lubang kecil. Dinding tersebut tidak dilubangi, melainkan terbuat dari jayabell acoustic board yang berfungsi untuk mengurangi gaung di dalam studio.
Di bagian atap atau langit-langit juga diberi jayabell board agar kualitas suara semakin maksimal.
Jasa Desain dan Pembuatan Studio Musik
Tidak memiliki keahlian dalam membuat desain studio musik? Anda bisa menghubungi MyStudio Acoustic Artwork. Kami tidak hanya mampu membuat desain studio, kami juga mampu merancang akustik ruang agar kualitas suara studio musik Anda maksimal.
Konsultasi gratis sepuasnya secara online, tanpa perlu repot berkunjung ke kantor kami. Ingin melihat desain studio musik karya kami lainnya? Follow dan aktifkan notifikasi Instagram kami.