Fabric wall panel merupakan kain yang digunakan sebagai bahan pembuatan wall panel untuk interior sebuah ruangan.
Tahukah Anda? Ketika Anda memesan wall panel custom pada vendor pembuatan wall panel MyStudio Acoustic Artwork maka Anda dapat memilih jenis dan warna kain yang Anda inginkan.
Lain halnya jika Anda memesan wallpaper custom, maka Anda hanya bisa memesan warna dan gambar motif. Anda tidak bisa menentukan bahan pembuatan wallpaper.
Kain yang digunakan untuk wall panel sama dengan kain-kain yang digunakan pada industri fashion. Namun, tidak semua kain untuk fashion dapat digunakan untuk wall panel. Supaya Anda tidak bingung dan salah memilih, yuk cari tahu apa saja jenis kain tersebut.
7 Jenis Fabric Wall Panel Terbaik
Terdapat 7 jenis kain yang kerap digunakan untuk membuat furniture interior dan dapat digunakan untuk membuat wall panel, yaitu:
-
Sutra (Silk)
Siapa yang tidak kenal dengan jenis kain ini? Zaman dahulu hanya kaum bangsawan yang dapat menggunakan pakaian dari kain sutra karena termasuk barang mewah karena proses pembuatannya cukup panjang dan pemintalan dilakukan secara manual.

Kini, kain sutra bukan hanya bisa dijadikan sebagai bahan pakaian. Ia juga dapat digunakan sebagai elemen interior ruangan.
Menggunakan kain sutra pada wall panel akan memberikan kesan glamour pada ruangan. Selain karena terkenal sebagai kain yang mewah, tampilannya yang terlihat mengkilap menambahkan kesan mewah pada kain ini.
Jadi, bila sebuah ruangan memiliki konsep mewah maka kain sutra adalah pilihan yang sangat tepat.
-
Kulit Sintetis
Kulit sintetis atau yang memiliki nama lain Oscar merupakan salah satu kain yang paling umum digunakan sebagai bahan pembuatan wall panel karena fabric wall panel ini cukup tebal bila dibandingkan kain lainnya.
Kenyataannya kulit sintetis banyak digunakan untuk membuat sofa ruangan, kursi mobil, dan jok motor sehingga kualitasnya tidak perlu dipertanyakan, sudah pasti kuat. Selain itu, ia memiliki permukaan yang halus.

Kulit—dalam hal ini kulit binatang asli—merupakan fabric yang sangat mahal sehingga menggunakan kulit sebagai elemen interior seperti wall panel juga akan memberikan kesan mewah pada interior ruangan.
Akan tetapi, kulit asli sulit didapatkan di pasaran umum. Selain itu, kulit asli lebih tebal dan kaku dibandingkan kulit sintetis sehingga lebih sulit diaplikasikan pada wall panel maka penggunaan kulit sintetis lebih direkomendasikan.
Penggunaan kulit sintetis tidak akan mengurangi kesan mewah pada ruangan karena tidak semua orang mengetahui apakah itu kulit asli atau bukan.
Di samping itu, kulit sintetis berwarna cokelat, krem, dan warna-warna sejenisnya akan sangat pas digunakan pada ruangan dengan konsep vintage.
-
Rayon
Rayon adalah kain semi-sintetis. Disebut sebagai semi sintetis karena pada dasarnya terbuat dari bahan alami, yaitu selulosa pohon. Selulosa tersebut kemudian diolah sedemikian rupa sehingga menjadi benang sintetis.

Kain ini memiliki karakteristik yang hampir sama dengan sutra: halus dan permukaannya mengilap. Namun, harganya lebih murah sehingga kain ini sangat populer di dunia tekstil, khususnya Indonesia.
Bila Anda tertarik menggunakan sutra sebagai fabric wall panel, tetapi memiliki budget terbatas maka rayon merupakan alternatif paling tepat.
-
Katun
Katun atau cotton merupakan jenis kain yang paling populer di dunia fashion dan interior. Dalam dunia interior ia telah banyak digunakan untuk berbagai barang: gorden, selimut, sprei, dan sebagainya.

Katun sangat lembut sehingga aman bila digunakan sebagai lapisan wall panel yang diletakkan di kamar tidur, ruang keluarga hingga entertainment room.
-
Polyester
Polyester adalah kain sintetis yang berasal dari minyak bumi. Karena pada dasarnya dari minyak maka ia tidak mudah basah artinya ketika terkena air maka air akan lama terserap ke pori-porinya. Jika basah maka cepat kering.
Oleh karena itu, di dalam industri fashion kain polyester lebih sering digunakan untuk pakaian renang, diving, dan celana training.

Sementara pada dunia interior, kain polyester hampir tidak pernah digunakan. Akan tetapi, terkadang terdapat sprei yang terbuat dari polyester.
Meskipun jarang digunakan sebagai bahan pembuatan elemen interior, tidak ada salahnya memilih kain polyester untuk wall panel mengingat ia tidak mudah basah sehingga ia lebih tahan terhadap ruangan yang lembap.
-
Velvet
Velvet atau beludru adalah berbulu. Namun, bulu-bulunya pendek dan kecil, tidak seperti karpet bulu yang lebat.

Permukaannya sedikit mengkilap dan sangat halus. Kain ini kerap digunakan untuk membuat selimut, karpet, gorden hingga sofa. Anda juga dapat memanfaatkannya untuk wall panel.
Kain velvet memiliki kesan klasik maka bila dijadikan sebagai wall panel akan cocok digunakan pada ruangan-ruangan dengan tema renaissance.
-
Microfiber
Microfiber hampir mirip dengan kain velvet. Jika dilihat sekilas tampilannya sama persis. Namun, bahan pembuatannya berbeda. Velvet terbuat dari serat alami, sementara microfiber merupakan turunan dari polyester. Perbedaan lainnya adalah microfiber lebih mengilap.

Dikarenakan tampilannya sama persis dengan kain velvet maka penggunaan microfiber juga sama: sebagai selimut, karpet, gorden, dan cocok untuk wall panel.
Tips Memilih Kain untuk Wall Panel
Sulit memutuskan kain mana yang sebaiknya Anda pilih? Tips-tips berikut dapat membantu Anda memilih jenis kain untuk wall panel.
-
Warna
Wall panel bukan sofa maupun karpet yang akan sering Anda sentuh sehingga alih-alih memikirkan soal tekstur terlebih dulu, hal paling penting dalam memilih fabric wall panel adalah mengutamakan warnanya.
Mengutamakan warna akan memudahkan Anda dalam memilih kain karena ketika misalkan kain A warna hitam habis maka Anda dapat menggantinya dengan kain B warna hitam maupun jenis kain lainnya yang penting warnanya sesuai dengan keinginan Anda.
Selain itu, sebaiknya pilih kain yang polos, jangan bermotif agar pemotongan lebih mudah. Jika Anda memilih kain bermotif maka Anda harus memastikan bahwa motif terpotong secara tepat agar saat wall panel dipasang maka motif-motifnya akan presisi.
-
Tekstur
Bila sudah menentukan warna maka Anda dapat memilih tekstur. Memperhatikan tekstur akan menjadi opsi apabila terdapat beberapa jenis kain berbeda tetapi warna sama persis. Soal tekstur, kembali pada preferensi Anda.
-
Harga
Tips terakhir sudah pasti soal harga. Sebaiknya pilih kain yang harganya sedikit di bawah budget yang Anda miliki, jangan memilih yang harganya sangat pas dengan budget.
Misalkan Anda memiliki budget Rp300.000 maka sebaiknya pilih kain seharga Rp250.000-280.000. Sisa dari budget tersebut dapat Anda gunakan untuk membeli perlengkapan lain, misalkan sekrup/paku untuk memasang wall panel.
Sudah menentukan jenis fabric wall panel apa yang Anda inginkan? Sekarang saatnya memesan wall panel custom di MyStudio Acoustic Artwork. Informasi lebih lanjut silakan klik di sini atau hubungi kami melalui WhatsApp. Ingin memesan wall panel secara aman? Lakukan transaksi pada Shopee dan Tokopedia kami.